Senin, 26 Maret 2012

MEMANG DEMIKIAN YANG DIKEHENDAKI PEMERINTAH!! REVOLUSI KEDAULATAN RAKYAT


Jakarta (Koran Kobar)- Dewi Aryani anggota Komisi VII DPR-RI, mengatakan jutaan manusia Indonesia sekarang seperti menghitung hari. Tanggal 1 April seolah keramat dan 'kiamat'. Bagaimana tidak, tanggal itu akan menjadi penentu rakyat makin tertindas, marah, kecewa dan mungkin murka kepada pemerintahnya sendiri.
Ditambahkannya, berbagai kajian rasional, hitungan matematis, solusi-solusi implementatif hingga teori-teori ekonomi dan kebijakan publik tidak cukup membuat pemerintah memahami betapa kebijakan menaikkan BBM hanya menjadi bukti sejarah bahwa pemerintah tak lagi punya intelektualitas politik dan tak punya kedalaman nurani. Rakyat berbagai kelas dan strata sosial tidak menjadi fokus pengelolaan kebijakan dan tata kelola negara yang benar terutama sumber daya alamnya.
"Energi sebagai lokomotif dan nyawa perekonomian tidak dikelola dengan arif. Bahkan konstitusi juga di terjang habis oleh pemerintah. Harusnya sejak dulu sektor energi di skenariokan sebagai leading sector berbagai proses pembuatan kebijakan sehingga semuanya terintegrasi secara baik, saling mendukung, berkesinambungan dan dapat memberikan support produktifitas dan kinerja menuju kesejahteraan rakyat." Jelas politisi dari PDI Perjuangan dalam rilisnya kepada Seruu.com via BBM, Jumat (23/03/2012).
Menurut alumni Universitas Airlangga ini, demo sudah di lakukan dan bahkan akan terus dilakukan oleh buruh, masyarakat umum, petani, pedagang hingga mahasiswa dan segala kalangan.
"Jika pemerintah pada akhirnya akan tetap menaikkan harga BBM, maka REVOLUSI bisa saja terjadi. Pemerintah hrs waspada, dan legowo mengakui kegagalannya, dan segera mengembalikan kedaulatan rakyat dgn mencabut rencana konyol menaikkan harga BBM." Tandasnya. (Dykky/Sukarno)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar